PUNCA TENGGELAMNYA KOTA ATLANTIS, BENARKAH TEORI MENGATAKAN ATLANTIS TERLETAK DI INDONESIA ?

Benua Atlantis merupakan sebuah benua moden yang banyak dibicarakan para pencinta teori konspirasi dan menjadi kajian yang belum dapat di ungkaikan hingga saat ini, salah seorang dari anda pasti pernah mendengar mengenai benua Atlantis ini bukan?

Sejarah Benua Atlantis masih menjadi perdebatan hingga saat ini, para peneliti masih memburu misteri Benua Atlantis yang konon katanya merupakan sebuah peradaban moden pada masa lampau.

Sejarah Benua Atlantis

Misteri Benua Atlantis muncul saat pertama kali dibicarakan oleh seorang falsafah Yunani kuni Plato pada tahun 427-437 SM dalam bukunya yang berjudul Critias dan Timaeus. Dalam bukunya ia menceritakan jika Benua Atlantis merupakan sebuah pulau besar yang dikelilingi oleh pulau saat akan berperang melawan Athena tiba-tiba terjadi bencana gempa bumi dan akhirnya lenyap.

Buku tersebut lebih mengisahkan jika terdapat sebuah pulau yang terletak di samudra atlantik yang di dalamnya di huni oleh peradaban moden dan bangga akan kehidupannya, disana banyak menghasilkan emas dan perak, bahkan istana raja sekalipun dikelilingi oleh emas.

Di sana terdapat peralatan lengkap dan moden, bahkan terdapat benda yang bisa digunakan untuk pengangkutan di udara, benda tersebut anti graviti dan setiap orang di tempat tersebut boleh memakainya.

Kekuasan dari peradaban Atlantis tidak hanya di Eropah, namun turut tersebar ke benua Afrika, tambang emas dimana-mana dan memiliki prasarana pelabuhan dan penempatan moden. Namun apakah semua catatan dalam buku karya Plato tersebut disertai bukti yang nyata akan kewujudan Benua Atlantis?

Kedudukan Kewujudan Benua Atlantis

Berbagai catatan penelitian memang dilakukan untuk membuktikan kewujudan dari Benua Atlantis tersebut, kerana dalam catatan Plato jika cerita tersebut bukan karyanya sendiri, namun cerita turun temurun dari masyarakat, dalam bukunya ia mengatakan jika benua tersebut tenggelam sekitar 11.150 tahun silam, hal ini menjadi banyak perdebatan para ilmuan untuk meneliti lebih lanjut tentang benua tersebut.

Pernah terjadi suatu kejadian pelik dan aneh di Lautan Atlantik bahagian barat tepatnya di sekitar kepulauan Florida yang disangkut pautkan dengan kewujudan benua ini, pada suatu hari di tahun 1968 terjadi kejadian aneh, dimana lautan tenang hingga daratan terlihat dengan jelas dan banyak para penyelam datang untuk menyelam, kemudian banyak penyelam menyaksikan sebuah jalan panjang yang tersusun dari batu balok besar persegi yang tidak mungkin terbentuk oleh alam.

Pada tahun 1970-an diadakan penyelidikan menggerudi dengan kedalaman 800 m akan jalan panjang batu tersebut, dan memang jalan tersebut membentuk sebuah jalan yang seakan dengan lukisan yang ada di catatan Plato, namun apakah tempat tersebut benar-benar Benua Atlantis yang tenggelam masih belum dapat di buktikan.

Pada tahun 1979 ada sebuah penyelidikan yang menemukan piramid di dasar laut Segitiga bermuda yang memiliki panjang sekitar 300m, piramid tersebut dibuat dengan ukuran yang sangat tepat dan lebih besar daripada piramid di Mesir, masyarakat sekitar masih bertanya apakah tempat tersebut dibuat oleh peradaban Atlantis?

Pada Tahun 1985 pasukan peneliti dari Norwegia menemukan sebuah kota kuno yang berada di bawah laut segitiga bermuda, mereka membuat gambar atas apa yang telah mereka temukan, ada sebuah jalan besar dan juga rumah-rumah yang beratapkan kubah.

Penyelidikan yang lebih mengejutkan lagi adalah penelitian ilmuan asal Brazil iaitu Aryso Santos yang menyatakan jika Benua Atlantis terletak di Indonesia, dalam bukunya yang telah ia teliti selama 30 tahun berjudul “Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato’s Lost Civilization” yang membandingkan beberapa negara dengan ciri-ciri Benua Atlantis, mulai dari luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi dan cara bercucuk tanam yang pada akhirnya ia menyimpulkan jika Indonesia adalah Benua Atlantis, namun banyak peneliti yang belum setuju akan hal ini.

Beberapa Fakta Tentang Benua Atlantis

Berikut beberapa fakta yang perlu kita ketahui tentang Benua Atlantis menurut buku Plato.

Peradaban Kecerdasan

Benua Atlantis dihuni oleh orang-orang yang cerdas, masyarakat hidup dalam kemudahan moden pada saat itu, pelabuhan dengan tingkat pembangunan sempurna dan peralatan kehidupan yang moden, mereka memiliki pengetahuan yang luas mulai dari pengolahan emas, pengambilan hasil bumi dan yang lainnya.

 

Dapat Berkomunikasi Dengan Haiwan

Manusia di Benua Atlantis dapat bercakap dengan haiwan, kebanyakan dari mereka bekerja sama dengan haiwan dalam membuat peradaban sehingga pekerjaan akan lebih mudah, mereka bermain dan mengisi waktu dengan haiwan-haiwan mereka, ada beberapa haiwan yunani kuno seperti Unicorn dan naga.

Persekitaran Bersih dan Indah

Plato dalam bukunya menyebutkan jika Benua Atlantis memiliki keindahan yang luarbiasa dan tata letak susunan yang menakjubkan, keindahan ini turut bersama dengan adanya hijau daun rimbun dan mementingkan kebersihan dalam kehidupan.

Teknologi Canggih

Begitu banyaknya teknologi di peradaban ini, pada zaman dahulu terdapat alat pengangkutan anti graviti yang berbentuk piringan yang dapat terbang dengan kelajuan tinggi, penyebaran berita melalui kapal kapal berita dan sebagian melalui “orang pintar” dengan telepati.

Pengobatan Canggih

Penyakit yang di hidapi oleh masyarakat Atlantis tidaklah parah, sebahagian dari mereka memiliki umur yang panjang, media pengubatan mereka menggunakan kristal, musik, wangian dan yang lain.

Pendidikan Maju

Dalam bukunya ia menerangkan kebiasaan ibu yang hamil selalu memberikan muzik kepada kandungannya, selama dalam kandungan sang ibu akan di arahkan oleh “orang pintar” kemudian saat kelahiran kebanyakan anak-anak mereka disimpan dalam penjagaan harian anak cerdas yang di rawat oleh muzik dan warna wewangian.

 

Kehancuran Benua Atlantis

Menurut ilmu dari China lama jika cara hidup peradaban Atlantis jauh daripada peradaban sekarang, mereka memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh orang zaman sekarang, dapat berkomunikasi dengan haiwan, telepati bagi orang pintar, dan sistem pembangunan kota dan peradaban yang sempurna.

Dalam buku karya Plato tersebut jika kehancuran Benua Atlantis disebabkan oleh manusia yang semakin hari semakin hilang rasa kearifannya, mereka memiliki rasa rakus yang tak pernah ada habisnya, mereka seakan ingin memiliki segalanya dan tidak bersyukur atas apa yang telah diberikan kepada mereka.

Banyak dari mereka (masyarakat Atlantis) tahu kenapa akan terjadi bencana alam di Benua tersebut, hal ini juga terjadi kerana kesalahan manusia itu sendiri yang mengakibatkan peradaban maju dan indah tersebut hilang ditelan Bumi.

Hingga saat ini keberadaan dari Benua Atlantis masih menjadi perdebatan, hal ini karena belum adanya bukti yang kuat yang menyatakan keberadaan benua tersebut, semua penelitian yang dilakukan masih belum mendapat persetujuan dari berbagai team peneliti. Bagi kita mari kita ambil hikmah dari kisah benua tersebut, mari kita jaga alam yang telah di beri oleh Tuhan kepada kita, alam yang begitu indah dan sempurna ini.

Sumber : wikipedia, merdeka, newsdaily, national geographic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *